Batu Utama dan Sang Pengurus
Oleh Ardian Je
Pada episode kedua anime Kokkoku ini, dijelaskan tentang batu
yang digunakan kakek Juri untuk menghentikan waktu. Batu berwarna kuning yang
memiliki lubang itu disebut Batu Utama. Sedangkan kekuatan yang dihasilkan Batu
Utama ialah Shikai, kekuatan untuk mengehentikan waktu.
Batu Utama
merupakan sesembahan para penculik (yang menculik Makoto dan Tsubasa). Mereka
tergabung dalam Komunitas Cinta Suci yang dipimpin seorang pria bernama Sagawa.
Dua anggota penting yang dimiliki Sagawa ialah seorang lelaki bernama Shibata
dan seorang perempuan bernama Majima.
Terungkap di
sini bahwa tujuan Sagawa bukanlah menculik Makoto, melainkan untuk memancing
keluarga Yukawa (kakek Juri) agar menggunakan Batu Utama dan ingin menciptakan
peluang untuk merebutnya.
Kekuatan
Shikai sendiri telah dijelaskan di Kitab Suci Lingkaran Agung. Dalam kitab itu,
Batu Utama digadang-gadang akan mengubah dunia dengan kekuatan Shikai-nya. Ajaran
itu telah diwariskan secara turun-temurun sejak zaman Meiji. Tapi bagi dunia,
mereka, Komunitas Cinta Suci (KCS), cuma dianggap orang-orang sesat.
Sang
Pengurus
Makhluk raksasa yang muncul pada
akhir episode pertama, yang tubuhnya ditumbuhi ranting-ranting pohon, disebut
Sang Pengurus oleh kakek Juri, yang tidak lain merupakan leluhur keluarga
Yukawa. Sang Pengurus akan muncul ketika seseorang berusaha menghancurkan
aturan Shikai.
Kemunculannya
membuat anggota KCS ketakutan. Bagaimana tidak, ia muncul secara tiba-tiba saat
salah seorang anggota KSC mengancam akan membunuh Makoto dengan mendekatkan
mata pisau ke leher Makoto, kemudian Sang Pengurus meremas kepalanya. Darah
bermuncratan. Si penodong tewas seketika.
Di sisi lain,
Sagawa menyadari kemunculan makhluk itu, dan ia tidak terlalu terkejut. Ia
menyebutnya sebaga Sang Pengabar. Namun ada hal yang membuat ia agak heran:
ukuran Sang Pengabar lebih kecil jika dibandingkan dengan yang dijelaskan dalam
Kitab Suci Lingkaran Agung.
Bisa dibilang,
keberadaan Batu Utama, Sang Pengurus (Sang Pengabar) dan keluarga Yukawa
merupakan nyawa cerita dalam anime ini. Kesakralan dan kekuatan Batu Utama
menjadi penggerak cerita. Tapi, menurut saya, anime ini bisa lebih keren lagi
kalau adegan-adegan yang dihadirkan lebih tragis dan unsur kemistisannya
dieksplorasi lebih jauh lagi.
Jika ada yang
keliru dalam tulisan ini, atau sekiranya teman-teman ingin menambahkan, saya
akan merasa sangat senang.
Terima kasih.
Bojonegara,
Banten, Ahad, 21 Januari 2018.
Ardian
Je, relawan Rumah Dunia; penyuka anime yang masih awam.
Foto diambil dari anime Kokkoku (samehadaku) yang di-screen shoot.


Komentar
Posting Komentar